Rabu, 28 Januari 2009

Cinta Membunuh Cinta

Kadang aku bertanya pada diriku sendiri, apa jadinya hidupku di masa mendatang? Aku merasa seperti manusia bodoh yang terbunuh oleh perasaanku sendiri. Di satu sisi, aku merasa bahagia berada di dekat orang yang aku sayangi, tapi di sisi lain, aku merasa tidak berhak berharap terlalu banyak. Rasanya aku ingin berteriak, ingin seseorang yang lebih. Tapi, suaraku tertahan oleh rasa sayang yang berlebihan.

Mungkin aku terlalu sayang hingga aku harus menahan semua perasaanku dan bersabar lebih banyak. Air mata ini tak akan mampu mewakili bimbangnya perasaanku.
Dunia ini sepertinya terlalu kejam padaku. Mereka tidak memberiku kesempatan untuk memilih yang lebih baik serta membuktikan perasaanku. Aku semakin takut menghadapi masa depanku. Aku tidak tahu apa yang akan aku alami nanti kalau semuanya jadi seperti ini. Mungkin apa yang aku hadapi ini adalah karma bagiku. Allah SWT Maha Adil.. memberi semua ini padaku karena ini semua adalah kesalahan masa laluku. Tapi aku siap menghadapinya. Aku bahkan sudah mempersiapkan hal terburuk yang akan terjadi dalam hidupku. Bisa jadi hidupku akan berantakan, atau bahkan trauma akan selalu membayangi hidupku.
Cinta.. Perasaan itu telah membunuh perasaanku sendiri atas cinta yang lain. Cinta juga yang telah membuatnya meninggalkan seseorang yang mencintainya. Selama ini aku telah salah menilainya, ternyata aku juga salah menilai perasaanku. Aku hanya berharap, meskipun aku tidak berhak berharap terlalu banyak padanya.. Aku hanya berharap..jalan yang aku ambil ini adalah jalan yang terbaik bersamanya..
Entah kenapa, cerita hidupku di masa ini sama persis seperti cerita hidupku 8 tahun yang lalu. Tapi, aku hanya berharap semua ini akan berakhir dengan akhir yang bahagia.. amiin..
Lewat tulisan ini, aku hanya ingin minta maaf pada seseorang yang telah aku sakiti hatinya di masa lalu karena aku sudah berani mengganggu kehidupannya.. Aku juga minta maaf pada seseorang yang akan aku tinggalkan, karena aku tidak bisa lagi bersamanya..

Tidak ada komentar: